Jumat, 06 November 2015

Artiekal Fisiologi Tumbuhan


KI TOLOD (Isotoma longiflora)

Apa itu Tanaman Ki Tolod ?

           Kitolod (Isotoma longiflora atau Laurentia longiflora) merupakan tanaman yang sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi gangguan mata (rabun, katarak, minus dan plus). Tanaman yang berasal dari Hindia Barat ini tumbuh liar di pinggir saluran air atau sungai, pematang sawah, sekitar pagar dan tempat-tempat lainnya yang lembab dan terbuka. Kitolod dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 1.100 m dplKitolod merupakan tanaman semak yang memiliki tangkai bunga yang panjang, sesuai dengan nama latinnya (longiflora). Mahkotanya berbentuk bintang dan berwarna putih bersih. Secara sekilas mirip dengan mahkota melati untuk teh (Ipteknet, 2005). Tinggi tanaman ini sekitar 50cm, habitus semak, dan merupakan tanaman semusim. Bergetah putih yang rasanya tajam dan mengandung racun. batangnya berbentuk bulat, berkayu, dan berwarna hijau. Daun berbentuk panjang, berwarna hijau, permukaan kasar, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi melekuk ke dalam, bergigi sampai menyirip. Daun merupakan daun tunggal dengan ukuran 2-3cm dan panjangnya 5-15cm. Bunga berbentuk lonceng dengan mahkota berbentuk bintang. Biji berbentuk bulat telur, berukuran kecil dan berwarna putih. Akar tanaman ini berupa akar tunggang (Ali, 2003; Smith, 2001).

klasifikasi

Kingdom           : Plantae
Subkingdom      : Tracheobionta
Super Division    : Spermatophyta
Division             : Magnoliophyta
Class               : Magnoliopsida
Subclass          : Asteridae
Order                : Campanulales
Family              : Campanulaceae
Genus              : Isotoma             
Species                  : Isotoma longiflora                                                                                              gambar. data pribadi


Apa saja keunikan zat yang ditemukan pada tanaman Ki Tolod ?

            Kitolod memiliki banyak sekali kandungan zat aktif. Contohnya adalah alkaloid sepertI lobelin, lobelamin, dan isotomin. Daunnya mengandung alkaloid, saponin, flovonoid, dan polifenol. Getah tanaman ini beracun, tetapi bagian lain memiliki kandungan efek antiradang, antineoplastik atau antikanker, anti inflamasi atau antiperadangan, analgesik, dan hemostatic.

Dimana habitat tanaman Ki Tolod ?

            Tanaman kitolod biasanya tumbuh di dataran tinggi yang dingin, meski dapat juga tumbuh di dataran rendah. Pada dataran rendah tanaman kitolod tidak dapat tumbuh dengan sempurna, yaitu pada daunnya tidak setebal daun yang tumbuh di dataran tinggi.  Tanaman kitolod juga dapat tumbuh di daerah teduh dan basah seperti, di rawa-rawa, pinggiran saluran air sawah dan pada dinding selokan pun bisa tumbuh. 

Bagaimana manfaat tanaman Ki Tolod ?

         Manfaat dari tanaman ini adalah untuk menyembuhkan bukan sekedar mencegah maupun meringankan penyakit. Hanya satu kesulitannya adalah menguji kesabaran kita. Tanaman ini bereaksi lama, karena benar- benar tuntas menyembuhkan penyakit. Sehingga, wajar saja apabila proses penyembuhannya minimal dalam enam bulan (pengobatan secara rutin).

Beberapa jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi Kitolod antara lain : 

1. Luka
Caranya : Daun secukupnya dicuci bersih, lalu ditumbuk sampai halus. Tempelkan pada luka, kemudian dibalut dengan kain bersih. Ganti 2- 3 kali sehari.

2. Sakit Gigi
Caranya : Dua lembar daun dicuci bersih, lalu tumbuk hingga halus. Taruh pada lubang gigi yang sakit.

3. Asma, Bronkhitis, Radang Tenggorokan
Caranya : Tiga lembar daun dicuci bersih, lalu direbus dengan dua gelas air bersih sampai tersisa
menjadi satu gelas saja.
Setelah dingin, disaring, lalu diminum.

4. Diabetes, Kolestrol
Caranya : Semua bagian tanaman direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa menjadi ¼  gelas. Setelah dingin, disaring, lalu diminum.

5. Segala Macam Penyakit Mata (Termasuk Mata Berair, Katarak, Glukoma 30 Ke Bawah)

Caranya : Daun tiga lembar direndam dengan air yang matang (dingin). Tekan urat- urat daunnya memakai sendok. Kemudian diamkan sekitar lima menit. Teteskan pada mata yang sakit. Diharapkan, semua media baik tempat merendam maupun sendoknya, berbahan plastik. Olahan daun tersebut, bisa disimpan di tempat yang dingin (tetutup) sampai dengan satu minggu.

6. Segala Macam Kanker
Caranya : Tiga lembar daun berikut batangnya, direbus dengan lima gelas air hingga air menjadi 1- 2 gelas (keadaan api kecil). Setelah dingin, disaring, lalu diminum. Air rebusan boleh diminum beberapa kali dalam satu hari (tidak harus habis sekaligus).
 



1 komentar: