Jumat, 06 November 2015

Morfologi, Klasifikasi, Ekologi Bunga Mawar Merah



A.    Morfologi
 Bunga mawar merah merupakan
bunga majemuk, bulat, terletak diujung batang atau cabang dan memiliki panjang tangkai sekitar 2,5 cm. Tangkai bunga berwarna abu-abu, kelopak berbentuk lonceng, benang sari bertangkai, kepala sari berwarna kuning, memiliki putik bulat, panjang ± 0,5 cm. (Anonim. 2014).
Rosa sinensis tergolong tanaman berdaun majemuk menyirip gasal ganda duasempurna karena jumlah anak daunnya yang benar-benar ganjil dan tidak terdapat anak daun yang menutupi ujung tangkai daunnya. Rosa sinensis memiliki deskripsi daun circumscriptio (bangun daun) berbentuk ovalis (jorong), intervenium (dagimg daun) papyraceus (seperti kertas) karena daunnya tipis tetapi cukup tegar), margo (tepi daun) serratus (bergerigi), apex folii (ujung daun) acutus (runcing), basis folii (pangkal daun) obtusus (tumpul), nervatio (tulang daun) penninervis (menyirip), permukaan daunnyarugosus (berkerut) dengan tata letak daunnya tersebar (folio sparsa), (Gembong, 1985).

B.     Klasifikasi
Adapun klasifikasi dari tumbuhan ini sebagai berikut :
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Kelas : Monocotyledoneae
Ordo : Rosales
Famili : Rosaceae
Genus : Rosa
Spesies : Rosa sinensis
Sumber. http://www.pustakasekolah.com/wp-content/uploads/2013/05/bunga-mawar.jpg
C.     Ekologi
Mawar merupakan tanaman yang dapat hidup di daerah tropis dan subtropis. Curah hujan yang relevan untuk tanaman ini yaitu antara 500 – 3.000 mm3/tahun, dengan kelembaban berkisar antara 70% - 80%. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada suhu 10º - 26ºC, pH tanah sekitar 5 – 7 dan pada ketinggian 500 – 800 meter di atas permukaan laut, (Anonim, 2011).

D.    Nilai Medis
Rosa sinensis mempunyai manfaat dibidang kesehatan. Secara medis, akar dari tanaman ini mengandung senyawa kimia diantaranya polifenol, tinin, flavonoid, dan saponin yang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit bisul, borok dan lain sebagainya, (Anonim, 2011).
E.     Nilai Komersial
Rosa sinensis mempunyai nilai komersial yang cukup tinggi. Pada beberapa tempat masyarakat sering menggunakan daunnya sebagai bahan dasar untuk pembuatan bedak. Bunga mawar merah digemari oleh masyarakat, biasanya digunakan sebagai tanaman hias dan sudah diperjualbelikan dengan harga ± Rp 20.000/ pot atau  tergantung dari kualitasnya, (Anonim, 2011).

SUMBER
Tjirosoepomo, Gembong. 1985. MORFOLOGI TUMBUHAN. Yogyakarta : GAJAH MADA UNIVERSITY PRESS.
http://materibelajarinside.blogspot.co.id/2014/10/morfologi-klasifikasi-ekologi-bunga-mawar.html
http://www.pustakasekolah.com/wp-content/uploads/2013/05/bunga-mawar.jpg
http://belajarbiologi.com/2014/06/klasifikasi-mawar-merah-rosa-hybrida.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar